Kamis, 27 Agustus 2015

MIMPI (All About My Dreams)

MIMPI

Semua orang pernah bermimpi. Dan semua orang pasti punya mimpi. Bukan mimpi kala kita tertidur tentunya, yg ku maksud adalah suatu harapan tentang yg trjadi di masa depan. Ya.. Dialah impian atau cita-cita.

Dalam alam bawah sadar kita, kita menciptakan sebuah dunia di masa depan, dunia seperti yg kita mau. Tapi sering sekali dalam dunia nyata, tk banyak orang yg sungguh2 sampai pada dunia impiannya.

Betapa ironisnya, dunia yg kita bangun sendiri,kita juga yg meninggalkannya.
Seperti apa yg ada dalam hidupku sekarang. Betapa banyak yg kuinginkan, betapa megah dunia impian yg kubangun, tp di dunia nyata justru aku melewati jalan yg lain, jalan yg menjauh dari dunia impianku.

Bukan karena tak ingin, bukan pula karena ada dunia impian yg lain, tp karena trkadang, tk semua yg ada dlm dunia impian kita bisa diterima oleh orang lain.

Aku mencintai musik, aku mencintai seni, dan jangan tanyakan seberapa besar aku menyukai sastra. Aku menjunjung tinggi semua yg bernilai keindahan, dan aku sangat ingin menjadi bagian dari mereka. Betapa inginnya suatu saat kelak aku berdiri di panggung itu, dengan hiasan lampu2 pentas yg berkerlap kerlip, dengan musik2 indah, dan dengan tepukan tangan dari bangku penonton.
Kau tak akan tau betapa besar aku menginginkan itu. Tp sekali lagi, bahwa kita pun harus ingat dengan orang2 yg menyertai kita.

Seni seperti trombosit yg selalu ada dalam darahku, seumur hidup ia akan terus ada, tp saat ini seni tak menghasilkan sesuatu yg lain selain keindahan. Dan kesulitan ekonomi tk akan tertutup hanya dengan keindahan itu sendiri.

Ya. Jadi kupendam impian2 itu demi mengejar sesuatu yg lain, sesuatu yg lebih berguna bagi keluargaku saat ini. Bukan hal yg menyenangkan tentunya saat kau tak mampu menjadi apa yg kau inginkan sementara sebenarnya kau bisa melakukannya. Begitupun aku, betapa irinya aku melihat banyak dari temanku yg nertemu impiannya, tentu saja aku pun bisa , kalau saja aku berusaha sama kerasnya seperti mereka.

Tapi bukan berarti aku menolak, aku sangat 'ingin' jika saja kau tau, tapi sesuatu yg lain memaksaku menjauh dari impianku sementara waktu, karena ada hal lain yg harus kukejar dan ku perjuangkan, senyum orang2 yg kusayangi.


Melihat senyum terindah itu, rasanya cukup mengobati kekecewaanku saat ini. Entah suatu saat nanti akan ada kesempatan untukku menemui dunia impianku, atau selamanya impian itu akan tetap jadi kenangan manis yg tk akan prnh terwujud. Aku tak tau. Untuk sementara waktu aku mencoba berdamai dengan hatiku sendiri dan menikmati setiap detik yg kulewati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar